Crayon Pensil

Jadi Cewek Harus Gimana sih ?
3 Februari 2011 | 15.49 | 2 comments
Gimana harusnya jadi cewek?
Gimana harusnya jadi cewek?


Sobat muda muslimah, jadi cewek tuh kamu kudu bisa menghargai diri sendiri dulu. Kalo kamu aja yang punya diri nggak bisa menghargai, gimana orang lain akan bisa kamu harapkan untuk bisa menghargai dirimu. Iya nggak sih? Coba deh renungkan.

Dari jaman baheula sampe jaman kiwari yang serba digital, cewek tuh emang cantik. Sejelek-jeleknya penampilan cewek, tetap aja aura tubuhnya menyimpan keindahan. Karena itu Islam tahu banget gimana menghargai tubuh ini. Jilbab dan kerudung adalah dua pakaian muslimah yang kudu dipakai bila keluar rumah. Dengan pakaian takwa ini sebagai cewek kamu punya otoritas penuh untuk pegang kendali siapa aja yang boleh lihat aurat kamu. Jangan diobral, gitu lho.

Itu sebabnya, kamu jangan terpengaruh oleh mereka yang berbusana minim dengan menunjukkan lekuk liku tubuhnya. Bukannya dihormati, harga mereka hanya sebatas suitan nakal cowok urakan, hingga ditowel en dijawil-jawil. Emang kamu mau diperlakukan seperti itu? Ogah banget tuh! Wong, sebagus apa pun nasib model yang mendulang rupiah karena rela umbar aurat, harga diri mereka masih bisa dinilai dengan uang.

Bukan fisik aja yang butuh cantik, tapi kepribadian harus jauh lebih cantik. Cantik menurut siapa? Cantik menurut Allah yang itu artinya sesuai dengan aturanNya. Kepribadian bukan dilihat dari dari gaya jalannya yang lenggak-lenggok. Bukan pula dari seberapa manis senyum yang ditebarkan. Tapi kepribadian adalah pola pikir dan pola jiwa seseorang. Ketika kamu mencampakkan ideologi selain Islam, saat itulah kamu disebut berpola pikir Islam. Ketika kamu naksir cowok tapi menjaga diri dari pacaran dan hanya mau dengan jalan nikah saja, saat itu kamu berpola jiwa Islam. Dari perpaduan unik ini kamu adalah seseorang dengan kepribadian unik pula.

Jelas dong jauh banget dibandingkan dengan cewek baik-baik yang menjaga aurat, diri dan kehormatannya. Harta dunia nggak bakal bisa membelinya. Cuma surga yang pantas sebagai imbalannya. Ibarat mutiara, nilainya jelas beda antara yang dijual di pinggir jalan sehingga semua orang akan mudah menjamahnya dengan yang dijual di etalase dan hanya yang berhak saja yang bisa menyentuhnya. Beda banget deh!

Rasulullah SAW bersabda: “Dunia ini dijadikan Allah penuh perhiasan, dan sebaik-baik perhiasan hidup adalah wanita (istri) yang shalihah” (HR Muslim)

Sampai kapan?

Sampai kapan kamu, para cewek mau dieksploitasi kayak gini? Ketika pelecehan seksual hingga perkosaan jadi menu sehari-hari. Ketika keluar rumah, selalu dibayangi rasa was-was. Khawatir kalo di jalan ada yang ngejailin; ditowel or disuitin hingga mungkin hal-hal yang lebih jauh. Udah gitu, hukum juga nggak bisa diharap lagi. Mau seperti ini terus?

So, mau nggak mau, kita para cewek kudu bangkit mulai sekarang, detik ini juga. Kita mampu untuk mengubah nasib kita sendiri. Bukan dengan feminisme, bukan dengan emansipasi, bukan pula dengan eksploitasi, tapi dengan harga diri, yakni ISLAM.

Dalam Islam kedudukan cewek jelas. Tidak seperti dalam sistem kapitalisme dengan demokrasinya yang memuja kebebasan individu. Namanya juga bebas, jadi manusia diberikan kebebasan berbuat; mau telanjang kek or pake koteka kek, tekek kek, ups…maksudnya bebas semau gue. Sementara Islam, Non, punya ketegasan dalam batasan aurat wanita yang boleh diperlihatkan. Cuma muka dan kedua telapak tangan doang yang boleh dilihatin di depan umum. Itu artinya hampir seluruh tubuh wanita adalah aurat yang kudu ditutup rapat dan nggak boleh dilihat oleh lawan jenis yang bukan mahram di tempat umum.

Kedudukan sebagai anak nih, cewek tuh sejajar dengan cowok. Mempunyai kesempatan mendapat pendidikan dan perlakuan yang sama dari ortunya. Bahkan dalam hadisnya, Rasulullah SAW, menyatakan bahwa siapa yang mempunyai anak cewek dan bisa mendidiknya dengan baik, maka ortunya akan masuk surga.

Lalu cewek sebagai ibu. Keyakinan mana sih yang punya konsep mulia bahwa surga di bawah telapak kaki ibu? Nggak ada, selain Islam saja. Kedudukan ibu lebih mulia tiga derajat daripada ayah.

Terus cewek sebagai istri, Rasulullah SAW sangat menekankan untuk bertingkah laku yang baik padanya. Memberi hak yang layak mulai masalah berpakaian, makanan, pendidikan, dll. Untuk itu, suaminya harus bisa memenuhinya dengan benar dan baik.

Oya, di masyarakat pun, cewek mempunyai kedudukan mulia dalam semua aspeknya, lho. Hak politiknya sudah diakui jauh sebelum feminisme didengungkan pada abad pertengahan. Ketika Khalifah Umar bin Khatthab mengeluarkan peraturan untuk membatasi mahar pernikahan, tampillah seorang wanita yang dengan tegas menegurnya karena hal itu tidak sesuai dengan tuntunan al-Quran. Dan Umar pun mengaku salah sehingga peraturan negara ditetapkan sesuai apa yang telah tertuang dalam al-Quran dan as-Sunnah saja. Subhanallah, seorang wanita menegur pemimpin negara dan suaranya didengarkan? Tak ada lain kecuali bila Islam diterapkan sebagai ideologi negara, sehingga wanita pun termuliakan. Insya Allah.

AYO Bangkit!

Hari gini jadi cewek masih mau dieksploitasi? KUNO! Udah terbukti kamu nggak bakal dapat apa pun dengan mengumbar aurat kamu di depan umum. Yang ada cuma pelecehan demi pelecehan yang membikin kamu semakin nggak ada artinya. Nggak ada artinya di hadapan manusia, apalagi di hadapan Allah. Yakin itu. So, ati-ati ya.
Ayo Bangkit ! Semangat !

Sobat muslimah, cowok yang baik-baik nggak bakal mau sama cewek on the sale alias obralan. Gimana nggak, obralan kalo harga dia jadi murah, aurat tubuhnya jadi pemandangan umum. Jangankan cowok baik-baik, cowok urakan pun ketika sudah dihadapkan untuk memilih istri pasti yang dicari adalah yang masih fresh from the oven. Doi nggak mau dapat istri yang udah ‘bekas’ dipelototin di jalan-jalan, di catwalk, di mal, dan di plaza yang memang ajang empuk untuk pamer aurat. Belum lagi kalo sampe pernah ditowel sana-sini, dan yang lebih parah kalo sempat di-test drive segala (mobiiil kaleee...). Amit-amit!

Itu sebabnya, kamu jangan mau dikendalikan oleh opini umum tentang “cewek modern”. Jadi cewek itu kudu U are U (ngikut iklan neh... hehehe...). Yes, be the way you are. Jadilah diri kamu sendiri. Yang kayak gimana? Yang sesuai fitrah kamu sebagai cewek, sebagai muslimah. Tunjukkin girl power kamu, ubah dunia dengan prestasi-prestasi, bukan dengan eksploitasi. Ayo bangkit !

http://www.voa-islam.com/teenage/young-spirit/2010/04/29/5592/girl-powergimana-harusnya-jadi-cewek-muslimah/

Label: ,


Older Post | Newer Post
Disclaimer

Assalamu'alaikum :)
History